Kamis, 27 Desember 2012

BAB DESIGN



SETRIKA TANPA KABEL
       I.           Pendahuluan
Puji syukur atas rahmat dan karunia Allah SWT  sehingga kami dapat menyelesaikan tugas kami ini. Terima kasih kepada Dosen kami yang mana telah membantu kami dalam memilih materi yang akan di buat, dan juga kepada teman teman kami yang selalu mendukung kami dalam setiap keputusan yang dilaksanakan.

Ada beberapa alasa mengapa setrika yang kami pilih dalam tugas design kali ini, karena kami ini apa yang hendak kami buat itu dapat di manfaatkan oleh masyarakat banyak. Dan juga kebanyakan wanita di Indonesia terkadang merasa terganggu apa bila pada saat menggosok kabel yang berada di belakang nya setrika.

Dan juga pada saat menggosok keseringan kabel yang panjang pada belakang nya itu sering tergulung yang dikarenakan kabel nya yang terlalu panjang sekali, dan juga pada saat menggsok sering kali kabel yang membuat ribet dalam praktikum sehigga sulit untuk menggosok bagian ujung belakang.

Pengalaman yang pernah kami dengar, pada kabel setrika tersebut jika tidak dirawat maka kabel tersebut dapat konslet. Resiko ini harus lebih di perhatikan lagi karena jika kabel tersebut konslet dan mengenai tangan pengguna nya maka sangat berbahaya.

Namun Apabila kita mengguanakan setrika yang tanpa kabel nya resiko-resiko seperti diatas dapat terhindarkan sehingga pengguna nya pun akan lebih tenang dalam menyetrika. 

Dan untuk sistem kerja nya sendiri, dimana pada setrika bagian ujung untuk kabel nya akan diganti dengan antena dimana antena tersebut berfungsi sebagai sensor yang akan menghubungkan dengan sensor utama yang sudah di colokan.

Sehingga dengan menekan tombol on nya saja maka setrika nya pun sudah menyala dan panas. dan juga keuntungan dari setrika ini kita sebagai pemakai nya tidak akan merasa ribet lagi dimana harus pusing memutar memutar setrika yang dikarena kan kabel dari setrika nya kusut.

Dengan perkembangan nya zaman ini akan sangat membantu manusia dalam melakukan aktivitas sehari hari nya dengan cepat. 

     II.                           Sejarah Setrika

Tak ada yang bisa memastikan kapan orang pertama kali menyetrika, tetapi sebuah lukisan di negeri China menggambarkan bahwa pada abad ke 12 mereka menggunakan sebuah wadah besi yang diisi dengan batubara, kemudian ditekan diatas kain.

Pada abad pertengahan, setrika dari logam pun dibuat. Benda ini harus dipanaskan terlebih dahulu diatas api. Agar tangan tidak panas, gagang untuk pegangan setrika dilapisi kain handuk yang tebal.

Menurut kabar, setrika listrik juga ditemukan di Prancis pada tahun yang sama yaitu Juni 1882. Di Indonesia, kata "Setrika" berasal dari bahasa Belanda yaitu "Strijikizer" yang berarti menghilangkan kerutan atau menghaluskan.

Di New York, Henry W. Seely akhirnya mematenkan setrika listrik pada Juni 1882. Namun, ia sendiri agak meragukan temuannya, dikarenakan setrika listrik itu harus secara terus menerus di colok ke sirkuit listrik. Untuk mengatasi hal tersebut Selly dan Richard Dyer yang juga merupakan pengacara dari Thomas Alva Edison, akhirnya berhasil menemukan dan membuat alat setrika tanpa kabel yang dipanaskan oleh listrik.

Thomas Sears pada tahun 1950 an berhasil menciptakan sebuah setrika uap. Sistem kerja setrika uap yaitu mengubah air menjadi uap yang dapat melicinkan pakaian lebih cepat dan mudah.

Namun saat ini dizaman yang sudah modern, alat ini terbuat dari bahan yang ringan, bahkan beberapa bagian sudah menggunakan bahan yang terbuat dari plastik serta dilengkapi beberapa fiture tombol otomatis

Perkembangan Setrika

Sejarah Setrika Periode Sebelum Masehi
Setrika dipercaya mulai dikenal dan digunakan orang sejak 400 SM oleh bangsa
Yunani. Saat itu, setrika digunakan untuk membuat lipatan-lipatan vertikal pada pakaian-pakaian kebesaran yang akan digunakan untuk melakukan upacara atau ritual tertentu.


Bangsa Romawi juga tercatat pernah menggunakan setrika yang bentuknya sudah menyerupai setrika modern seperti sekarang. Setrika yang digunakan oleh bangsa Romawi saat itu dinamakan prelum. Jenis setrika ini menggunakan teknik pressing (tekanan), sehingga banyak orang yang menyebutnya mirip dengan alat pembuat anggur (winepress).

Berdasarkan catatan lainnya, setrika juga dikenal dan digunakan oleh bangsa China sekitar abad ke-1 SM.
Setrika ini berupa pot logam yang dapat diisi dengan bara api (arang membara).


Sejarah Setrika pada Periode Masehi
Seiring dengan berjalannya waktu, setrika juga terus mengalami perkembangan.
Berikut ini urutan perkembangan setrika periode tahun Masehi hingga sekarang.


* Awal abad ke-17 orang menggunakan setrika yang dikenal dengan sebutan sadiron.
Setrika jenis ini berbentuk potongan logam yang tebal dengan permukaan rata dan diberi pegangan.
Pada periode ini, setrika kemudian disempurnakan menjadi kotak logam bergagang yang dapat diberi bara api.
* Akhir abad ke-19 sampai awal abad ke-20 ditemukan setrika cetak (cast iron).
* Tahun 1800 ditemukan setrika gas (gas iron).
* Tahun 1800-an ditemukan setrika listrik.




       I.          


Kelompok "TUK"
1. Claudio Dewa Suseno
2.Devi Dita Anggara
3. Mar'atul Rahmah
$. Robby Pranata

KODE ETIK ENGINEERING


KONSEP TEKNOLOGI : 10 KODE ETIK IEEE
  • Menerima tanggung jawab dalam pengambilan keputusan engineering yang taat asas keamanan, kesehatan dan kesejahteraan publik dan segera menyatakan secara terbuka faktor-faktor yang dapat membahayakan publik atau lingkungan !
Contoh sikap : ada seorang engineer, dia diberi tugas untuk membuat gedung baru bertingkat di perawang , dalam bekerja ia selalu mengigatkan anggota nya tentang keamanan serta ia bersedia menerima segala resiko yang terjadi terhadap keputusan yang diambilnya, ia juga terbuka kepada publik, dengan cara memberitahukan kepada masyarakat tentang kemungkinan yang dapat terjadi pada saat proyek ini berjalan yang dapat membahayakan mayarakat itu sendiri.
  • Menghindari konflik interess nyata atau yang terperkirakan sedapat mungkin , dan membukanya pada para pihak yang terpengaruh ketika muncul !
Contoh sikap :alan bekerja di suatu perpustakaan , sehingga yang mengatur buku yang masuk keperpustakaan adalah alan, pada saat itu afgan yang merupakan adek alan ingin memasukan buku ke perpustakaan tersebut ! alan berdasarkan kode etik ini harus mengatakan kepada adeknya tersebut untuk tidak sekali-kali mencoba memasukkan buku  ke perpustakaan tempat dia bekerja , karena bila hal itu terjadi maka pada saat ada orang lain yang ingin memasukkan buku  yang memiliki kualitas yang sama seperti afgan maka , alan sebagai abang  tidak akan bisa membantu afgan untuk dapat memasukkan buku tersebut !
  • Akan jujur dan realistis dalam bekerja !
Contoh sikap : engineer  yang bekerja di perusahaan  export import, dia bertugas menjual barang dan menerima keluhan . pada saat menawarkan barang ini kepada Negara yang baru kali ini mendengar barang tersebut, engineer ini harus bersikap jujur terhadap barang yang dijualnya, dan tidak mengada-ada terhadap barang tersebut. Baik itu dari segi kualitas maupun dari segi kekurangan barang ini, jangan hanya untuk mendapatkan pelanggan , maka hanya kualitas yang disebutkan serta menyatakan bahwa barang yang dijualnya tidak memiliki kekurangan . karena hal tersebut akan merugikan Negara tersebut.
  • Menolak sogokan dalam segala hal !
Contoh sikap : seorang engineer,yang bekerja di perusahaan listrik negara (PLN) dia bertugas sebagai pekerja lapangan dimana tugas nya yaitu memasang instalasi kerumah-rumah warga serta menaikan daya. Pada saat itu ada seorang pelanggan PLN yang ingin menaikan daya , tapi pelanggan ini tidak mau mengurus hal tersebut ke kantor pln , karena pelanggan ini beranggapan proses nya kan lama , lalu pelanggan ini memberikan  sogokan kepada engineer tersebut agar mau menaikan  daya rumahnya lebih cepat. Sikap engineer ini yaitu harus menolaknya , hal ini disebabkan karena engineer ini tau, bahwa harus ada prosedur untuk hal tersebut. Sehingga apabila ada seseorang yang ingin jalan pintas dia harus dapat mengatasinya
  • Mengembangkan pemahaman teknologi aplikasi yang sesuai dan kemungkinan konsekuensinya!
Contoh sikap : engineer ini bekerja dalam pembuatan ac,kemudian dia menyadari bahwa bila pengunaan ac yang begitu dingin pada suatu ruangan dapat menimbulkan  penyakit pada pengunanya! Sehingga engineer ini harus mengevaluasi ac tersebut bagaimana ac tersebut tetap dingin dan  tetap sehat bagi pengunanya .pengunaan ac yang begitu banyak di setiap wilayah indonesia juga berdampak bagi keshatan lingkungan sekitar, dimana ac dapat merusak lapisan ozon di bumi kita, sehingga engineer harus berfikir bagiamana agar pengunaan ac tidak merusak lapisan ozon di bumi kita !
  • Menjaga dan mengembangkan kompetensi teknis dan mengambil tugas teknologi yang lain hanya bila memiliki kualifikasi melalui pelatihan atau pengalaman atau setelah menyatakan secara terbuka keterbatasan relansi kami !
Contoh sikap : alan seorang engineer yang biasa bekerja dengan mesin ! kemudian alan diundang untuk debat bersama ulama besar Indonesia, debat yang dibahas yaitu tentang poligami versus perzinahan yang ada diindonesia , alan sebagai engineer berdasarkan kode etik harus bersikap boleh mengambil tugas ini apabila memiliki pengalaman dan pelatihan sebelumnya, jika memang terpaksa juga alan harus menyatakan keterbatasan pengetahuan nya tentang hal tersebut.
  • Mencari , menerima dan menawarkan kritik , pekerjaan teknik harus mengakui dan memperbaikinya !
Contoh sikap : alan bekerja disuatu perusahaan besar dibidang perancangan mesin baru, pada saat itu, alan mempersentasikan mesin baru tersebut, tentu saja mesin yang dpresentasikan alan tersebut akan mendapat tanggapan berupa kritik, alan sebagai engineer yang bersikap berdasarkan kode etik harus bersikap menerima kritik tersebut, untuk membuat dirinya lebih baik !
  • Memperlakukan dengan adil semua orang tanpa bergantung pada factor-faktor seperti ras, agama , jenis kelamin keterbatasan fisik , umur dan asal kebangsaan .
Contoh sikap : alan adalah bos  disuatu perusahaan , di perusahaan ini , alan memperkerjakan banyak karyawan , karyawan ini berbeda-beda, baik itu segi agama, jenis kelamin, ras dan umur ! alan yang merupakan seorang muslim  selalu bersikap adil, pada saat hari idul fitri alan memberikan THR kepada karyawan muslim , pada saat orang non muslim juga merayakan natal, alan sebagai bos juga memberikan THR. Sehingga alan tidak membeda-bedakan karyawan nya , walaupun dia beragama islam, dia tetap bersikap adil kepada agama selain islam.
  • Berupaya menghindari kecelakaan pada orang lain , milik reputasi
Contoh sikap : alan yang bekerja dalam pembuatan gedung baru, dimana tentu saja alan bekerja sama dengan orang lain untuk dapat menyelesaikan proyek ini . dalam bekerja alan harus memperhatikan keamanan diri sendiri dan orang lain . bila pada saat bekerja, alan bekerja pada lantai dua, maka alan harus menjaga keselamatan rekan kerja di  lantai satu , dengan menjaga alat yang digunakan dalam bekerja tidak jatuh mengenai rekan kerja di lantai satu !
  • Membantu rekan sejawat dan rekan kerja dalam penggembangan profesi mereka dan mendukung mereka dalam mengikuti kode etik ini !
Contoh sikap : alan soerang pilot di maskapai garuda , dia termasuk pilot yang cukup senior . dia sudah sering menerbangkan pesawat, baik dalam negeri atau pun luar negeri. Pada saat itu, putra adalah pilot baru di maskapai garuda , dia belum memahami betul aturan penerbangan seperti alan. Alan dalam kode etik ini , harus membantu putra agar memahami lagi cara penerbangan  dan aturan di maskapai tersebut. Sikap alan tersebut merupakan membantu rekan kerja, sedangkan kalau membantu rekan sejawat, yaitu alan memiliki teman pilot yang sudah lama dia kenal , nama nya yaitu budi, tetapi budi bekerja di maskapai lion air, dalam kode etik ini . alan harus membantu budi jika dia mengalami masalah dalam menjalankan pekerjaannya, walau pun budi dan alan bekerja di maskapai yang berbeda.

Kamis, 22 November 2012

Daftar harga komponen

Toko Riau Elektronik
Jl. Riau No. 3 telp (0761)(32008) Pekanbaru

1. Dioda Sinyal 1N4148       =    Rp. 250 , -
-
3. Dioda Bridge 2A Bulat (RB2008 = 2A 800V)   =  Rp. 3000, -








5. LED warna merah     =  Rp. 1000, -

7. LED ultra bright    =  Rp. 1000 , -



9. LED inframerah   = Rp. 1.000 , -




11. Photodioda   =  Rp. 3.000 , -


12. Dioda varactor = Rp.10.000



“Toko Spare Part Elektronika”
Perum. Mutiara Gading Timur I Blok D3/2 RT6/24
Bekasi Timur Jawa Barat 17510
 
13. 1N5711 schottky Rectifier Diode = Rp. 7500, -
1N5711 Schottky Rectifier Diodehttp://www.ruanghobi.com/produk/2265/1n5711-schottky-rectifier-diode.html  

Kamis, 15 November 2012


Konsep Teknologi


1. Jelaskan secara singkat perbedaan antara ilmu/ sains (science), teknologi, dan teknik.
     Jawab :
     * Sains adalah suatu cara untuk mempelajari aspek -aspek tertentu dari alam secara terorganisir, sistematik dan melalui metode-metode saintifik yang terbakukan. ruang lingkup sains terbatas pada pada hal - hal yang dapat dipahami oleh indera (penglihatan, sentuhan, pendengaran, rabaan dan pengecapan).
     * Teknologi adalah metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis, ilmu pengetahuan terapan atau dapat pula diterjemahkan sebagai keselurahan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.
     * Teknik adalah  perekayasaan atau penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan manusia.
 Perbedaannya yaitu : Sains/ilmu itu sistem pengetahuan dalam segala bidang atau Sains mengacu pada pemahaman kita tentang dunia nyata sekitar kita, artinya mengenai ciri-ciri dasar pada dimensi ruang, tentang materi dan energi dalam interaksinya satu terhadap lainnya. Sedangkan teknologi itu penerapan dari sains dan teknik untuk menciptakan sesuatu sedangkan teknik yaitu penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan.

2. Jelaskan secara singkat perbedaan antara teknik elektro dan teknik elektronika
    Jawab :
    * Teknik Elektro adalah salah satu bidang ilmu teknik mengenai aplikasi listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Teknik elektro merupakan teknik mempelajari tegangan yang tinggi dan arus kuat.
    * Teknik Elektronika  adalah teknik yang berhubungan dengan berbagai material dalam berbagai konfigurasi atau struktur yang dapat mengatur aliran arus listrik. Dalam teknik elektronika dikenal dan digunakan berbagai komponen seperti diode, transistor dan sirkuit terpadu untuk membangun perangkat. Hasil dari teknik elektronika digunakan secara langsung oleh bidang lain seperti teknik komputer dan teknik telekomunikasi dengan sirkuit terintegrasi sebagai salah satu kemajuan terbesar yang paling dimanfaatkan. Teknik elektronika mempelajari arus yang lemah
Perbedaannya yaitu  teknik elektro lebih luas daripada teknik elektronika. Teknik elektro mempelajari tegangan yang kuat sedangkan teknik elektronika mempelajari arus yang lemah dan hasil dari teknik elektronika digunakan secara langsung untuk bidang lain seperti teknik komputer dan telekomunikasi dan hasil teknik elektro digunakan untuk kebutuhan masyarakat seperti PLN.

3. Jelaskan secara singkat dua perbedaan antara scientist dan engineer.
    Jawab : 
    * Beda scientist dan engineer semuanya didik dengan matematik dan ilmu-alam. Bedanya yaitu :
        1.  Scientist menggunakan ilmu pengetahuan terutama untuk memperoleh ilmu pengetahuan baru (seeks to know). Scientist menyelidiki "apa".
       2.   Engineer mengaplikasikan ilmu pengetahuan untuk merancang dan mengembangkan alat-alat yang dapat digunakan, struktur-struktur dan proses-proses (aims to do). Engineer menciptakan apa yang belum diciptakan.

4. Keterampilan apa saja yang perlu dimiliki seorang engineer?
    Jawab :
        *Kompetensi, yaitu suatu sifat yang selalu menuntut profesional Engineer untuk memperdalam  dan memperbaharui pengetahuan dan ketrampilannya sesuai dengan tuntutan profesinya.  Seorang Engineer tidak boleh berhenti belajar karena dunia  engineering terus berkembang dan berubah dengan cepat.  Profesi Engineer tidak melekat seumur hidup, hanya sepanjang seseorang terus mengikuti tuntutan profesinya.  Dan ini sesuai dengan etika profesi yang berlaku umum bahwa hanya profesional yang berkompeten yang berhak melakukan pekerjaan di bidangnya. 
·      *Tanggung jawab pribadi: yaitu kesadaran untuk membebankan hasil pekerjaannya sebagai tanggung jawab pribadi.  Seorang Engineer untuk itu harus mengenal kemampuan dirinya, sehingga bisa mempertanggungjawabkan semua pekerjaan yang dilakukannya secara moral: selalu merekomendasikan apa adanya,  melakukan pekerjaan yang menjadi bidang kompetensinya, dan mendahulukan kepentingan umum. 
       * Memiliki soft skill yang baik seperti keterampilan komunikasi yang baik
 
Mengutip Tanri Abeng, untuk menjadi profesional harus memenuhi 3 syarat yaitu:
1.     menguasai ilmu secara mendalam dalam bidangnya,
2.     mampu mengkonversikan ilmu menjadi ketrampilan, dan
3.     selalu berpikir positif dengan menjunjung tinggi etika dan integritas profesi.
5.  Selain memiliki kompetensi dalam teknis, teoritis, dan praktis seorang engineer juga harus memiliki kemampuan lain. Apakah itu dan mengapa?
 Jawab : Engineer harus bisa mengerti bidang lain yaitu :
1.  Computer science: terutama dalam perangkat keras
2.  Engineering: terutama dalam pendekatan/metode analisa pemecahan masalah
3.  Industrial engineering: terutama dalam optimasi proses dan sumber daya
4.  Management: terutama dalam mengelola manusia dan kelompok kerja, manajemen proyek

Kamis, 08 November 2012

Tugas Pribadi

1. Pengertian Teknologi adalah ;
Teknologi adalah satu ciri yang mendefinisikan hakikat manusia yaitu bagian dari sejarahnya meliputi keseluruhan sejarah. Teknologi, menurut Djoyohadikusumo (1994, 222) berkaitan erat dengan sains (science) dan perekayasaan (engineering). Dengan kata lain, teknologi mengandung dua dimensi, yaitu science dan engineering yang saling berkaitan satu sama lainnya. Sains mengacu pada pemahaman kita tentang dunia nyata sekitar kita, artinya mengenai ciri-ciri dasar pada dimensi ruang, tentang materi dan energi dalam interaksinya satu terhadap lainnya.

2. Tahap perubahan masyarakat menurut Alvin Toffler yaitu
Gelombang Pertama.
Gelombang perubahan pertama terjadi berkaitan dengan REVOLUSI PERTANIAN. Suatu periode dalam sejarah peradaban sekitar 8.000 tahun sebelum masehi sampai sekitar tahun 1700-an. Sebelum revolusi pertanian, manusia hidup dalam kelompok kecil, sering berpindah-pindah, kelompok ini mencari makan dengan berburu, mencari ikan dan mencari makanan yang tersedia di alam. Dengan revolusi pertanian, tersedia teknologi dimana orang dapat menetap disatu tempat, yakin akan terpenuhinya kebutuhan makanan sehingga dapat menciptakan apa yang kita sebut sebagai peradaban. Teknologi yang muncul selama periode ini termasuk alat pengungkit, alat penggerek, alat derek dan alat penjepit yang dirancang untuk memperbesar/meningkatkan sumberdaya energi terbarukan yang berasal dari tenaga manusia, hewan, angina, matahari dan air.

Gelombang Kedua
Gelombang perubahan kedua merujuk pada REVOLUSI INDUSTRI dan memakan waktu selama periode pembangunan sejak 1700an hingga kini. Di Amerika Serikat, gelombang ini memuncak pada pertengahan 1950an tapi di banyak belahan dunia lain gelombang ini masih terus berlangsung. Periode ini mengakhiri dominasi peradaban pertanian dan mengawali industrialisasi masyarakat. Teknologi yang diperkenalkan pada gelombang ini umumnya berdasarkan pada mesin elektromekanik yang digerakkan oleh bahan bakar fosil yang tidak terbarukan, menyebabkan perubahan secara luas dalam meningkatkan masyarakat. Contoh-contoh teknologi ini meliputi : mesin uap, kendaraan bermotor dan listrik. Keluarga menjadi lebih kecil, beralih pekerjaan dari lahan-lahan pertanian ke pabrik-pabrik, dan pendidikan beralih dari pendidikan di rumah menjadi pendidikan yang terorganisir di dalam kelas.

Gelombang Ketiga
Gelombang perubahan ini serupa dengan jaman paska industri, suatu periode yang diawali pada pertengahan/akhir 19650an dan sekarang sedang dialami oleh negara-negara yang menguasai teknologi tinggi seperti Amerika Serikat, negara-negara Eropa Barat, dan Jepang.Jaman ini berdasarkan sistem elektronika yang membantu mempercepat komunikasi, perhitungan, dan penyebaran informasi. Ketersediaan teknologi secara luas seperti komputer, telekomunikasi, robot, dan bioteknik juga telah meninggalkan tanda-tanda pada karakteristik sosial masyarakat. Perubahan mendasar dalam perilaku sosial sekarang dapat dilihat seperti pada organisasi angkatan kerja, pendidikan pemuda serta keberagaman dalam bentuk keluarga.

3. ciri-ciri tahap perubahan masyrakat menurut alvin toffler yaitu
gelombang 1
ciri-ciri
1. manusia mulai menetap di suatu daerah
2. mulai menggunakan energi dari alam dan mulai memproduksi makanan seperti menanam padi dan lain sebagainya

gelombang 2
ciri-ciri
1, terjadi revolusi industri
2. terjadi spesialisasi antara produsen dan konsumen

gelombang 3
ciri-ciri
1. Manusia memasuki era telekomunikasi dan informasi
2. menggunakan sistem elektronika dalam industri, mesin yang bekerja bukan tenaga manusia untuk melakukan pekerjaan berat.

4. contoh teknologi yang mengalami degradation,
               Becak

Rabu, 07 November 2012

Kelompok bom
1. Antoni Saputra
2. Claudio Dewa Suseno
4. Rian Maiziz Saputra


KACAMATA

Perkembangan Kacamata
Kacamata dari Waktu ke Waktu

Kacamata adalah salah satu penemuan terpenting dalam sejarah kehidupan umat manusia. Kegunannya yang banyak membuat kacamata digunakan banyak orang. Baik itu untuk memperbaiki pengelihatan, melindungi mata, atau hanya itu bergaya.

Kacamata membaca


Dari waktu ke waktu, kacamata tidak pernah berhenti berkembang. Walaupun terus berkembang, kacamata tidak pernah bisa lepas dari masalah utamanya, yaitu ketidaknyamanan. Oleh karena itu, perkembangannya terus terjadi sampai masalah tersebut bisa terpecahkan.

Awal Mula Kacamata

Kacamata pertama kali ditemukan sekitar 3000 tahun yang lalu oleh bangsa di kota tua Niniwe. Saat itu fungsinya adalah sebagai kaca pembesar. Bahan yang digunakan juga bukanlah lensa kaca melainkan batu Kristal. Perkembangan kacamata kemudian baru melesat pada abad ke-7 di Cina dan Eropa.

Refrensi awal kacamata dimulai pada hieroglif Mesir kuno pada abad ke-5 SM, dimana menggambarkan "Kaca lensa sederhana meniscal". Salah satu catatan awal tentang kacamata adalah pada abad ke-1 AD, dimana Seneca the Younger, tutor kaisar Nero dari Roma, dimana beliau menulis " Huruf , namun kecil dan tidak jelas, terlihat membesar dan lebih besar melalui sebuah globe atau kaca berisi air".

Seneca the Younger


Robert Grosseteste menulis risalah "On the Rainbow" antara tahun 1220 dan 1235, dan menyebutkan menggunakan optik untuk "Membaca huruf terkecil pada jarak terjauh". Beberapa tahun kemudian, pada 1262, Roger Bacon telah menulis tentang sifat pembesaran lensa.

Penemuan Kacamata

Kacamata pertama dibuat sekitar tahun 1268 di Italia. Pada tanggal 23 Februari 1306, seorang biarawan bernama Dominika Giordano da Pisa menyampaikan sebuah khotbah dimana beliau mengatakan "Ini belum dua puluh tahun ditemukannya seni cara membuat sebuah kacamata, yang dibuat untuk penglihatan yang lebih baik ... Dan dalam waktu singkat seni baru ini, yang sebelumnya tidak pernah ada, ditemukan ... saya melihat orang yang pertama kali menemukan dan melatihnya, dan saya berbicara dengannya."

Rekannya Giordano, Friar Alessandro della Spina of Pisa, segera membuat kacamata. The Ancient Chronicle of the Dominican Monastery of St. Catherine in Pisa menuliskan bahwa, "Kacamata, setelah pertama kali dibuat oleh orang lain, yang tidak mau berbagi, dia (Spina) membuatnya dan berbagi dengan semua orang dengan hati yang ceria dan bersedia ". Pada tahun 1301, Venesia sudah mempunyai peraturan tentang penjualan kacamata.

Selain pernyataan diatas, ada beberapa pernyataan bahwa Salvino D'Armate of Florence penemu pertama kacamata, yang ternyata tidak benar. Ada juga pernyataan bahwa Marco Polo sempat bertemu dengan kacamata dalam perjalanannya di Cina pada abad-13, akan tetapi pernyataan ini tidak didukung dengan bukti. Menurut sumber-sumber dari Cina, kacamata baru muncul pada negara tersebut pada abad ke-15, dan diimpor.

Bukti gambar paling pertama muncul pada tahun1352, potret kardinal Hugh de Provence oleh Tommaso da Modena. Selain itu, contoh lainnya adalah penggambaran kacamata ditemukan di utara pegunungan Alpen dalam altarpiece dari gereja Bad Wildungen, Jerman, tahun 1403.

'Glasses Apostle' oleh Conrad von Soest (1403)

Kacamata Abad 16 di Jerman


Hugh de Provence, dilukis oleh Tomaso da Modena di 1352


Kacamata - kacamata yang ada di gambar diatas mempunyai lensa cembung yang bisa memperbaiki baik hyperopia (rabun jauh), dan presbyopia yang biasanya berkembang sebagai gejala penuaan.


Perkembangan Lensa dan Bingkai Kacamata

Penggunaan lensa cembung untuk membentuk gambar diperbesar dibahas dalam Buku Alhazen tentang Optik pada tahun 1021. Terjemahannya ke dalam bahasa Latin dari bahasa Arab pada abad ke-12 sangat berperan dengan penemuan kacamata di Italia abad ke-13. Pada tahun 1604, Johannes Kepler menerbitkan penjelasan pertama yang benar tentang mengapa lensa cembung dan cekung bisa memperbaiki presbiopia dan miopia.

Seorang ilmuwan dari Amerika bernama Benjamin Franklin menderita miopia dan presbiopia berhasil menciptakan kacamata yang mempunyai dua titik fokus dan satu titik api, atau biasa disebut sebagai Kacamata Bifokal. Akan tetapi, beberapa sejarawan menemukan beberapa bukti dari waktu ke waktu bahwa adanya kemungkinan kalau Benjamin Franklin bukanlah orang pertama yang menciptakan kacamata bifokal. Pernyataan ini dibantah oleh hasil korespondensi antara George Whately dan John Feno, editor The Gazette of United States, yang menyatakan bahwa Benjamin Franklin adalah yang membuat kacamata, dan mungkin 50 tahun sebelum waktu yang telah diperkirakan.

Lensa pertama untuk mengoreksi astigmatisma diciptakan oleh seorang astronom Inggris, George Airy, pada tahun 1825.

Selain perkembangan lensa kacamata, bingkai mata juga mulai berkembang. Pada awalnya, kacamata didesain untuk tetap pada tempatnya dengan menggunakan tangan atau dengan memberikan tekanan atau berat pada hidung. Girolamo Savonarola menyarankan bahwa kacamata dapat menjadi tetap di tempatnya dengan menggunakan pita yang melewati kepala si pemakai. Hal ini dapat dibantu dengan berat topi.

Seseorang memegang lensa dalam posisi untuk membaca. Detail dari Death of a Virgin, oleh Master of Heiligenkreuz,
ca. 1400-1430 (Getty Center).



Gaya kacamata moderen yang dibuat dengan ditahan dari bagian pelipis hingga telinga, dikembangkan beberapa waktu sebelum 1727, kemungkinan besar oleh ahli mata dari Inggris bernama Edward Scarlett. Desain - desain ini tidak langsung berhasil. Berbagai gaya dengan gagang terpasang seperti model Scissors Glasses dan lorgnettes juga modis dari akhir abad ke-18 hingga awal abad ke-19.
Scissors Glasses emas dari Kekaisaran Perancis c. 1.805 (dengan satu lensa hilang)


Potret kardinal Fernando NiƱo de Guevara oleh El Greco sekitar tahun 1600 menunjukkan kacamata yang
tertahan dari daerah pelipis hingga telinga



Pada awal abad ke-20, Moritz von Rohr di Zeiss (dengan bantuan H. Boegehold dan A. Sonnefeld), mengembangkan Zeiss Punktal Spherical Point, fokus lensa yang mendominasi bidang lensa kacamata selama bertahun-tahun.

Meskipun meningkatnya popularitas lensa kontak dan operasi laser mata korektif, kacamata tetap sangat umum karena teknologi mereka yang telah membaik. Misalnya, untuk membeli frame yang terbuat dari paduan "special memory lenses" yang dapat kembali ke bentuknya yang benar setelah menjadi bengkok. Ada juga bingkai kacamata yang memiliki pegas engsel. Desain - desain ini menawarkan kemampuan jauh lebih baik dari sebelumnya untuk menahan tekanan untuk pemakaian sehari-hari dan kecelakaan - kecelakaan yang mungkin terjadi. Frame moderen juga sering dibuat dari bahan yang kuat dan ringan seperti paduan titanium, yang belum ada di jaman dahulu.

Kacamata Masa Kini

Jenis-jenis kacamata pada jaman ini ada banyak, dikelompokan bedasarkan fungsinya masing-masing.

1. Kacamata korektif

Jenis kacamata ini adalah jenis kacamata yang mengoreksi kesalahan bias mata dengan memodifikasi panjang fokus lensa efektif untuk mengurangi efek dari kondisi seperti rabun jauh (miopi), rabun dekat atau astigmatisme dengan menggunakan lensa korekti.

Kondisi lain yang umum pada pasien yang lebih tua adalah presbiopi, yang disebabkan oleh elastisitas lensa kristal mata yang semakin berkurang, sehingga membuat lensa mata menjadi kurang bisa untuk mengakomodasi.

Kekuatan lensa umumnya diukur dalam dioptri. Kacamata mengoreksi miopi akan memiliki kekuatan diopter negatif, dan kacamata mengoreksi hypermetropi akan memiliki kekuatan diopter positif. Kacamata mengoreksi Silindris memerlukan dua kekuatan yang berbeda ditempatkan di sudut kanan dalam lensa yang sama.

Memperbaiki pengelihatan seseorang dipengaruhi oleh penggunaan lensa untuk memindahkan titik fokus pada retina sesuai dengan kebutuhan khusus seseorang. Kedalaman kurva, ketebalan lensa, dan bentuk yang tepat dari semua lensa dapat digunakan untuk mengubah titik fokus.

Efek Kacamata Korektif



Kacamata korektif sudah terbukti dapat meningkatkan kualitas hidup pasien karena mereka membantu dalam mengoreksi gangguan penglihatan dan mengurangi masalah yang muncul, seperti sakit kepala. Lensa korektif juga dapat digunakan untuk kacamata yang digunakan dalam olahraga.

Lensa kacamata biasanya terbuat dari plastik, termasuk CR-39 dan polycarbonate. Bahan-bahan ini mengurangi bahaya kerusakan dan mengurangi berat lensa kaca. Plastik juga memiliki sifat optik yang lebih menguntungkan dari kaca, seperti transmisi yang lebih baik dari cahaya dan penyerapan yang lebih besar akan sinar ultraviolet. Beberapa plastik memiliki indeks bias yang lebih besar dibandingkan kaca.

2. Kacamata Pelindung

Kacamata pelindung biasanya dibuat dengan lensa plastik anti-pecah untuk melindungi mata dari puing-puing terbang. Meskipun lensa pelindung dapat dibuat dari berbagai bahan yang mempunyai resistensi besar, dampak beberapa jenis tertentu menunjukkan bahwa jenis-jenis tersebut dapat mempertahankan ketebalan 1 milimeter pada titik tertipis, terlepas dari materi. Kacamata keselamatan dapat bervariasi dalam tingkat perlindungan yang mereka berikan. Kacamata pelindung juga dapat digunakan sebagai kacamata korektif.

Kacamata Pelindung


Kacamata pelindung terbuat dari lensa polycarbonate dan trivex, bahan yang paling ringan dan paling anti-pecah, membuat mereka yang terbaik untuk perlindungan. Sayangnya, bahan polycarbonate menurunkan kualitas pengelihatan seseorang.

3. Kacamata Hitam

Kacamata hitam adalah kacamata dengan lensa yang digelapkan dengan tujuan untuk memberikan perlindungan dari cahaya dan sinar Ultraviolet (UV). Lensa photocromic adalah lensa yang bersifat sensitif terhadap sinar, sehingga akan menggelap ketika melakukan kontak dengan sinar UV.


Polarisasi cahaya juga dapat diterapkan pada lensa sunglass. Filter polarisasi menghilangkan sinar terpolarisasi horizontal cahaya, yang menghilangkan silau dari permukaan horizontal. Kacamata hitam dengan lensa berwarna memberikan efek tertentu, baik poritif maupun negatif. Pilihan lensa terbaik untuk kacamata hitam ada lensa yang dapat menggelapkan secara otomatis, dimana mereka dapat menggelapkan sesuai dengan keadaan dan kebutuhan.

Kacamata hitam sering dipakai hanya untuk tujuan estetika, atau hanya untuk menyembunyikan mata. Banyak orang buta memakai kacamata buram untuk menyembunyikan mata mereka untuk alasan estetika.

Kacamata Hitam Rayban



3. Kacamata 3D


Kacamata 3D adalah kacamata yang memberikan ilusi pengelihatan tiga dimensi pada permukaan dua dimensi. Ilusi tiga dimensi pada permukaan dua dimensi dapat dibuat dengan memberikan setiap mata dengan informasi visual yang berbeda. Kacamata 3D menciptakan ilusi tiga dimensi dengan menyaring cahaya tidak dimaksudkan untuk mata itu, sehingga setiap mata menerima gambar yang berbeda. Kacamata 3D anaglyph tradisional memiliki satu lensa merah dan satu biru atau cyan lensa atau filter dengan warna senada.

Kacamata 3D


4. Kacamata Membaca

Kacamata membaca dapat membantu orang - orang yang memiliki kesulitan dengan pengelihatan saat sedang membaca. Kacamata membaca memiliki dua jenis model, yaitu kacamata dengan bingkai penuh dan kacamata dengan setengah bingkai yang hanya tertahan di ujung hidung.

Kacamata membaca biasanya dijual secara siap pakai. Dimana biasanya di toko-toko sudah distok kacamata membaca dengan kekuata 1.00 dioptri hingga 3.50 dioptri. Walaupun terjamin, lebih baik membeli kacamata membaca sesuai dengan saran dokter sehingga bisa mendapatkan kacamata yang sesuai. Jika tidak membeli kacamata seusai dengan kekuatan lensa yang dibutuhkan, pengelihatan kita dapat memburuk. Walaupun spesialis mata telah menyarankan hal ini, kacamata sudah jadi sangat populer pada tahun 1990-an dimana penjualan mencapai tiga puluh juta per tahun. Ini dikarenakan kacamata sudah jadi tidak mahal dan lebih modis.

Kacamata membaca dengan bingkai penuh cocok untuk orang-orang yang membaca secara dekat, sedangkan kacamata dengan bingkai setengah cocok untuk orang-orang yang membaca karakter-karakter yang kecil dengan jarak jauh. Kacamata membaca sangat cocok bagi orang yang sebelumnya tidak pernah memakai kacamata.

Kacamata membaca yang sudah jadi biasanya menyebabkan efek samping seperti pusing dan mual. Ini disebabkan oleh kekuatan lensa yang tidak sesuai.

Kacamata Membaca


4. Kacamata Bifokal, Trifokal, dan Kacamata dengan Lensa Progresif

Kemampuan seseorang untuk mempunyai pengelihatan yang fokus dan baik dipengaruhi oleh umur. Seiring waktu kita bertambah umur, mata kita ikut menua sehingga mendorong kita untuk menggunakan kacamata dengan lensa lebih dari satu, tergantung dengan kekurangan mata masing-masing. Seperti yang sudah dibahas diatas, kacamata bifokal adalah kacamata dengan dua titik fokus dan satu titik api. Kacamata trifokal juga sama, tapi dengan tiga titik fokus. Kedua jenis kacamata ini membutuhkan kesadaran kita untuk membuat pengelihatan kita lebih fokus.

Kacamata dengan lensa progresif memberikan pengelihatan multifokus dengan transisi yang lebih halus, sehingga membuat para pemakai tidak menyadarinya. Lensa progresif juga bisa mengurangi penambahan kerusakan pada mata.

Biasanya, seseorang bisa mempunyai banyak kacamata, dimana masing-masing kacamata memiliki tugasnya sendiri.

Kacamata jaman sekarang mempunyai banyak model yang terus berkembang menyesuaikan dengan tren. Biasanya kepopuleran sebuah model dipengaruhi oleh siapa yang memakainya, seperti seorang selebriti atau figur publik yang disenangi, sehingga dipakai oleh banyak orang.



Sumber:

http://en.wikipedia.org/wiki/Glasses

http://maulbaikyah.blogspot.com/2010/06/sejarah-kaca-mata.html
http://www.optikmelawai.com/eye_info/sejarah-kacamata-dan-lensa-kontak/222/
http://id.wikipedia.org/wiki/Kacamata
http://en.wikipedia.org/wiki/Bifocals

Diposkan oleh Antoni di 20:54 Tidak ada komentar: Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook

Tugas 1 / Tugas Pribadi
1. PENGERTIAN TEKNOLOGI
Pengertian Teknologi sebenarnya berasal dari kata Bahasa Perancis yaitu “La Teknique“ yang dapat diartikan dengan ”Semua proses yang dilaksanakan dalam upaya untuk mewujudkan sesuatu secara rasional”. Dalam hal ini yang dimaksudkan dengan sesuatu tersebut dapat saja berupa benda atau konsep, pembatasan cara yaitu secara rasional adalah penting sekali dipahami disini sedemikian pembuatan atau pewujudan sesuatu tersebut dapat dilaksanakan secara berulang (repetisi).

Teknologi dalam arti ini dapat diketahui melalui barang-barang, benda-benda, atau alat-alat yang berhasil dibuat oleh manusia untuk memudahkan dan menggampangkan realisasi hidupnya di dalam dunia. Hal mana juga memperlihatkan tentang wujud dari karya cipta dan karya seni (Yunani techne) manusia selaku homo technicus. Dari sini muncullah istilah “teknologi”, yang berarti ilmu yang mempelajari tentang “techne” manusia. Tetapi pemahaman seperti itu baru memperlihatkan satu segi saja dari kandungan kata “teknologi”. Teknologi sebenarnya lebih dari sekedar penciptaan barang, benda atau alat dari manusia selaku homo technicus atau homo faber. Teknologi bahkan telah menjadi suatu sistem atau struktur dalam eksistensi manusia di dalam dunia. Teknologi bukan lagi sekedar sebagai suatu hasil dari daya cipta yang ada dalam kemampuan dan keunggulan manusia, tetapi ia bahkan telah menjadi suatu “daya pencipta” yang berdiri di luar kemampuan manusia, yang pada gilirannya kemudian membentuk dan menciptakan suatu komunitas manusia yang lain.

Teknologi juga penerapan keilmuan yang mempelajari dan mengembangkan kemampuan dari suatu rekayasa dengan langkah dan teknik tertentu dalam suatu bidang. Teknologi merupakan Aplikasi ilmu dan engineering untuk mengembangkan mesin dan prosedur agar memperluas dan memperbaiki kondisi manusia atau paling tidak memperbaiki efisiensi manusia pada beberapa aspek.

2. Tahap perubahan masyarakat terkait dengan perkembangan teknologi, menurut Alfin Toffler yaitu ;
Gelombang Pertama.
Gelombang perubahan pertama terjadi berkaitan dengan REVOLUSI PERTANIAN. Suatu periode dalam sejarah peradaban sekitar 8.000 tahun sebelum masehi sampai sekitar tahun 1700-an. Sebelum revolusi pertanian, manusia hidup dalam kelompok kecil, sering berpindah-pindah, kelompok ini mencari makan dengan berburu, mencari ikan dan mencari makanan yang tersedia di alam. Dengan revolusi pertanian, tersedia teknologi dimana orang dapat menetap disatu tempat, yakin akan terpenuhinya kebutuhan makanan sehingga dapat menciptakan apa yang kita sebut sebagai peradaban. Teknologi yang muncul selama periode ini termasuk alat pengungkit, alat penggerek, alat derek dan alat penjepit yang dirancang untuk memperbesar/meningkatkan sumberdaya energi terbarukan yang berasal dari tenaga manusia, hewan, angina, matahari dan air.

Gelombang Kedua
Gelombang perubahan kedua merujuk pada REVOLUSI INDUSTRI dan memakan waktu selama periode pembangunan sejak 1700an hingga kini. Di Amerika Serikat, gelombang ini memuncak pada pertengahan 1950an tapi di banyak belahan dunia lain gelombang ini masih terus berlangsung. Periode ini mengakhiri dominasi peradaban pertanian dan mengawali industrialisasi masyarakat. Teknologi yang diperkenalkan pada gelombang ini umumnya berdasarkan pada mesin elektromekanik yang digerakkan oleh bahan bakar fosil yang tidak terbarukan, menyebabkan perubahan secara luas dalam meningkatkan masyarakat. Contoh-contoh teknologi ini meliputi : mesin uap, kendaraan bermotor dan listrik. Keluarga menjadi lebih kecil, beralih pekerjaan dari lahan-lahan pertanian ke pabrik-pabrik, dan pendidikan beralih dari pendidikan di rumah menjadi pendidikan yang terorganisir di dalam kelas.

Gelombang Ketiga
Gelombang perubahan ini serupa dengan jaman paska industri, suatu periode yang diawali pada pertengahan/akhir 19650an dan sekarang sedang dialami oleh negara-negara yang menguasai teknologi tinggi seperti Amerika Serikat, negara-negara Eropa Barat, dan Jepang.Jaman ini berdasarkan sistem elektronika yang membantu mempercepat komunikasi, perhitungan, dan penyebaran informasi. Ketersediaan teknologi secara luas seperti komputer, telekomunikasi, robot, dan bioteknik juga telah meninggalkan tanda-tanda pada karakteristik sosial masyarakat. Perubahan mendasar dalam perilaku sosial sekarang dapat dilihat seperti pada organisasi angkatan kerja, pendidikan pemuda serta keberagaman dalam bentuk keluarga.

3. ciri- ciri yang terdapat pada setiap perubahan masyarakat pada no.2 yaitu ;
Gelombang 1 :
ciri-cirinya :
1. Gelombang pembaharuan manusia menentukan dan menerapkan teknologi pertanian
2. Manusia yang semula berpindah-pindah menjadi suka tinggal menetap ( desa)
3. Manusia menggunakan energi dari alam
4. Masyarakat produsen dan sekaligus menjadi konsumen
5. Mulai memproduksi sesuatu seperti makanan

Gelombang 2
ciri-cirinya :
1. Revolusi industri ditandai dengan penggunaan mesin (melipat gandakan kekuatan fisik manusia)
2. Manusia mulai menggunakan energi yang diambil dari alam seperti minyak, batu bara, dan gas
3. Pemisahan antara masyrakat konsumen dan masyrakat produsen
4. Terjadi perusakan alam akibat eksploitasi sumber daya alam
5. Munculnya penetrasi pasar internasional

Gelombang 3
1. Penggunaan teknologi komunikasi dalam peradaban manusia
2. Penggunaan komputer dan mikro elektronik sebagai teknologi inti
3. Pelipatgandaan kekuatan pikir manusia
4. Munculnya teknologi baru seperti bioteknologi dan rekayasa genetika
5. Penemuan energi alternatif atau energi baru

4. contoh teknologi yang mengalami siklus mulai dari development hingga degradation yaitu ;
Telepon umum

Sejarah
Telepon umum pertama kali ditemukan oleh William Gray tahun 1889 dan dipasang pada sebuah bank di daerah hart ford Connecticut. Penemuan tersebut berkembang dengan pesat dan pada tahun 1992 jumlah telepon umum di amerika serikat 81.000 buah.
Pada tahun 1905, telepon umum koin ciptaan Bell dipasang pertama kali secara outdoor pada Jalan Cincinnati. Telepon umum itu tidak begitu menarik perhatian masyarakat karena pemakaian telepon secara pribadi kurang bisa dilakukan di tempat publik.
Maka dari itu, pada tahun 1950-an, Bell mendesain kotak telepon (kamar untuk menelepon) dari kaca dan alumunium yang cukup memuat satu orang di dalamnya. Hal ini merupakan kemajuan pesat setelah bertahun-tahun lamanya kayu digunakan untuk membuat kotak telepon.
Pada tahun 1910, Western Electic dan Gray Telephone Pay Station Co. menandatangani kesepakatan untuk Gray agar membuat coin collector (pengumpul koin adalah tempat memasukkan koin pada telepon umum) pada ciptaan Bell menggunakan hak paten yang dimiliki oleh Gray dan Western Electric.
Hasil dari perjanjian tersebut adalah diproduksinya pengumpul koin tipe 50A pada tahun 1911. Pada akhir tahun 1912, 25.000 telepon umum koin dengan pengumpul koin tipe 50A dipesan untuk kota New York saja. Tipe 50A ini memiliki 3 lubang untuk berbagai macam koin dan terus menggapai kesuksesan hingga tahun 1954, hingga pada tahun berikutnya, diperkenalkan tipe baru yang hanya memiliki satu lubang saja yang memiliki fungsi sama dengan ketiga lubang sebelumnya.

Telepon umum sering kali ditemukan terpasang di area-area publik dan terminal transportasi seperti bandar udara, stasiun kereta atupun perempatan jalan dengan persetujuan pemberian tanah keuntungan dari telepon umum di dapat dengan dua cara : perusahaan penyedia faslitas telepon umum membayar sewa lokasi da mengambil keuntungan sisanya atau pemilik lahan membayar sewa telepon umum tersebut dan membagikeuntungannya dengan perusahaan yang bersangkutan. Telepon umum khususnya di stasiun pengisian pembakaran gas di desain agar para pekerjanya dapat menggunakan telepon umum tanpa harus meninggalkan kendaraan operasional. Di tinggalkannya telepon umum oleh perusahaan penyedia layanan seluler telah menyebab banyak pihak merasa dirugikan karena tidak lagi dapat menikmati layanan telepon yang murah. Pendapatan telepon umum menurun drastis di banyak tempat di karena menunjaknya penggunaan telepon seluler.

Penggunaan di indonesia
Di banyak Negara pengguna telepon umum menjadi fenomena yang lumrah di temui di setiap sudut kota. Tersebarnya telepon umum secara luas menyebabkan pemerintah di masing-masing negara guna mengatur perusahaan penyadia telepon umum. Berbeda dengan telepon umum di Indonesia yang umumnya di monopoli oleh satu perusahaan telekomunikasi, telepon umum di Amerika serikat dan sebagian besar negara eropa dijalankan oleh beberapa perusahaan. Dengan demikian terjadi persaingan antar perusahaan dalam bisnis telepon umum karena masing-masing perusahaan memberikan pelayanan dan tarif yang berbeda di Indonesia.
Selain persaingan antar perusahaan telepon umum, usaha telepon umum di luar pun, layaknya di Indonesia, mendapatkan tantangan dari perusahaan telepon seluler. Perkembangan telepon seluler telah banyak memengaruhi jumlah pengguna telepon umum, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Banyak para pengguna telepon umum yang mampu untuk membeli telepon seluler beralih karena kenyamanan dan portabilitas yang ditawarkan oleh telepon seluler.
Tetapi sekarang ini telepon umum sudah jarang digunakan, Kedudukannya sudah digantikan dengan handphone atau telepon seluler dan teknologi CDMA seperti Esia dan Flesi, harganya juga lebih murah. Bayangkan saja Esia misalnya bila nelepon sejam hanya perlu bayar 5o Rupiah saja. Sedangkan telepon umum semenit 200 Rupiah. Memang prusahaan Esia milik Bakrie lebih berkembang daripada Telkom dan telepon umum. Oleh karena itu sebaiknya telepon umum butuh promosi yang lebih gencar lagi dan segera mengganti teknologinya saja



Daftar Pustaka
http://id.wikipedia.org/wiki/Telepon_umum
http://regieranjana.blogspot.com/2012/01/pengertian-teknologi.html
http://shmukti.blogspot.com/2010/04/tahapan-perubahan-teknologi.html
http://infowebkita.com/blog/2012/09/koleksi-gambar-telepon-umum-yang-unik-dan-menarik/